Thursday, March 7, 2013




Segera hadir di kota anda! Sosis mania! Sosis, bola seafood, chicken chunk, potato wedges siap panggang /goreng dengan aneka pilihan rasa. Sosis yang nyaman di lambung? ya Sosis Mania.
mohon do'a restu dan jangan lupa nyobain ya.
bergabunglah bersama kami di twitter: @Sosis_mania Cayoo!!!

www.sosismania.blogspot.com

Tuesday, August 14, 2012

Sebatas Mengagumi


Seiring kaki melangkah
menatap jauh kedepan
Seiring waktu mulai beranjak
meninggalkan kita


Kuingin dirimu selalu tersenyum
Walau diriku tak lagi disisi mu
Walau ku tak bisa
menemani hari-hari mu


Ku tau ku hanya seberkas cahaya lilin
Yang berada di ribuan cahaya yang begitu terang
Tapi ku harap seberkas cahaya ini
Bisa menjadi penerang mu
saat ribuan cahaya tersebut telah padam



inginku slalu melihat mu tersenyum
inginku melihat dirimu bahagia
walau cobaan silih berganti menghampiri mu
sabar….tegar…..dan ikhlas lah dalam menghadapinya


diriku akan menjadi tameng dan benteng bagi dirimu
dan akan slalu melindungi mu
dari segala yang ingin melukai mu


inginku menjadi sayap untuk mu
hingga ku bisa membawa mu terbang menjalani hidup ini
yang ku takutkan bukan kepergianmu
tapi air mata mu yang meneteslah yang ku takutkan
diriku tak akan pernah sanggup
melihat diri mu bersedih
melihat dirimu menangis



karena dirimu begitu berarti bagi ku
walau diriku tak bisa memilikimu
walau diriku hanya bisa sebatas mengagumi mu……….

Sunday, July 29, 2012

Puisi Rindu Ini Tak Kunjung Padam

Aku bisa sedih dan sedih..
Jika kau selalu perlakukan aku seperti ini..
Kini aku diam bukan arti aku tak bicara tapi aku tak mampu bersuara..
Karena cinta dari mu ku ibaratkan seperti air yang selalu mengalir dan seperti itu lah aku mencintaimu..
Dari hati tak selalu pamrih dari jiwa yang tak selalu suci ingin sekali aku menyayangi mu namun,
cinta ini siksa jika ku tak ada kamu,..
walaupun kini aku tak senada dengan janjiku ku ingin cinta ini dapat kau sambut karena,
jauh di lubuk hatiku.. kau masih kekasih ku,,

Wednesday, July 25, 2012

Puisi Senja


Ku lihat senja itu mulai rabun
Kerutan di wajah itu mulai
Nyata ku lihat
Senja itu mulai renta dan lemah
Tak kuasa melawan waktu


Ku lihat senja itu tersenyum
Walaupun sang senja
Selalu setia menopangku,
Membela,serta memaklumi
Kesalahaku

Kini…..
Ku lihat senja itu telah tiada
Meninggalkanku sendirian
Hanya sesal dan kenangan
Yang menghiburku


Senja……
Betapa ku rindukan
Petuah dan pelukananmu
Walaupun itu tak mungkin lagi


Senja…..
ku hembuskan kalimat suci
agar cahaya itu menemani
kedamaianmu di sana……

Ma

Ma….
guratan renta terukir di wajahmu
lukisan suka duka perjalanan hidupku
bias senyum garis bibirmu
menyudahi tangis dan amarahku
Ma…..
di sepanjang perjalananmu
tak pernah kau kenal rasa letih
tapi kini baru kusadari
kepenatan diri menghantui di dentangan tiap waktumu
kerja kerasmu menggenapi mimpiku
nasihat lembutmu mengarahkan langkahku
doamu mengayomi hidupku
Ma….
kau yang adalah bundaku
perempuan sederhana yang perkasa bagiku
menyibak aral ketika melintangi jalanku
menopangku dengan sayangmu
ketika kutersandung hampir jatuh
membasuh luka tingkahku dengan pesan yang dalam darimu
Ma….
terima kasihku pada Tuhan
untuk anugrah indahnya dalam hidupku
yaitu sosokmu kau yang adalah bundaku
agar Tuhan membalas cinta kasihmu selama ini
dengan limpahan berkat dan kebahagiaan
mengisi hari tuamu ….
selalu dan selamanya

Thursday, July 19, 2012

Kagum ku Untuk Ibu


Kurangkai kata ini bukan untuk memuji mu
Kususun kalimat ini bukan untuk merayu mu
Semua ku tulis hanya untuk memuliakan mu
Ibu karena kau hadir memberi ke indahan dan kasih sayang
Ibu karena kau hadir memberi cahaya dan kehangatanI
tulah kau adanya….. Ibu ku
itulah kau sebenarnya…. Ibu ku
wahai sang penyinar bumi
berikanlah sinar terang mu di setiap jalan yang akan dilangkahinya……
wahai sang penyejuk bumi
hembuskanlah kesejukan dalam damai masa tua nya……    

Saturday, July 7, 2012

Puisi Halusinasi Jiwa

Embun pagi melihat langkah ku, mengitari senja diperadaban ku.
kicau burung pun mulai berbisik tentang ku,yg tak mampu melawan hari ku.
angin pagi berusaha memeluk mesra tubuh ku,dan menyakin kan ku bahwa aku mampu,mampu untuk melangkah kedepan.
namun awan tersenyum sinis meremehkan ku,aku mulai takut akan diriku, aku mulai tak mengenal jiwa ku sendiri.
siapa aku? dan untuk apa diriku?
bisik daunpun menjawab anganku,engkau adalah cinta dan engkau hidup untuk mencintai, entah aku dan sekelilingmu.



Sunday, July 1, 2012

Hanya Untukmu

teringat masa kecilku,,,
selalu ditimang-timang
penuh kelembutan
disaat hati merasakan betapa besarnya kasih sygku kpdamu,,,
aku ingin selalu didekapanmu
betapa hangatnya pelukanmu
aku tak bisa bayangkan bila engkau tak di sisiku
engkau yg selalu menghidupiku
penuh rasa sabar
penuh cinta
sungguh aku tak bisa melupakan kenangan terindah di waktu itu
engkau ibu yg sangat aku sayangi,,,,,


Puisi ini karya : Farid Setyo Aji W ( SMKN 8 Surakarta) / SMKI

Saturday, June 30, 2012

Ibu

Ibu,,
Kau yang telah mengandung aku selama 9 bulan
Kau menahan rasa sakit
Kau membiarkan nyawamu melayang, tapi aku harus ada di dunia ini.
Berkatmu, aku ada dibumi ini.
Tanpamu, aku tak bisa sebesar ini.
Selalu kau berikan yang terbaik untukku.
Kau merawatku dengan kasih sayang tanpa balasan.
Tetapi, aku mengecewakanmu.
Aku berani melawanmu, menyakitimu, dan menentangmu.
Tetapi, kau tetap menganggapku anak yang baik.
Kau mencari uang untuk makanku,hidupku,juga kebutuhanku.
Kau, sering tidak memperdulikan dirimu sendiri.
Ohh.. Ibuku
Maafkan bila aku punya kesalahan. aku sangat sayang padamu.
Aku tak rela bila kau tak ada.
I love u Ibu.

Puisi ini karya: Dhita Robasa M

Sunday, June 3, 2012

Mak


Mak,, apa kau tau ???
aku disini merindukanmu
mak,, apa kau rasa
aku disini sendiri dan tersiksa
sakit tak lagi terasa
air mata tak ada yang tersisa
fikiran mulai hampa
hingga hatipun tak bisa lagi kubina
mak,, apa yang harus ku lakukan ???
menutup mata pada dunia ??
ataukah meneguhkan hati dngan kekuatan yang tersisa

mak aku janji menjadi batu karang yang kuatahhhh …
mak aku harus bertahan untuk mu
aku harus kuat untuk mu
usahamu, pengorbananmu dan harapanmu
yang gak lemah dan hebat
mak aku janji jadi pohon yang kokoh
yang tegak dan tak mudah roboh
mak,,,
akan ku tahan sakitku ..
akan kusimpan pedihku ..
akan kutegarkan hatiku …
akan kukejar cita-citaku ..
kn kugapai bahagia untukmu ..
karya : nori

Sunday, October 16, 2011

kingfisher

Patiently waiting, watching
Still as an hour hand.
Vibrant blue,
Melted sky in depths
Of overhanging green.
Shadows move beneath
In swift currents of molten glass,
Sensitive to a presence
Beyond the watery realm.
Black eyes pierce
Every notion of prey.
Talons unhook.
A plummeting arrow
In an emerald tunnel.

feathers on water

Gunshot cracks the misty morning,
a mirror broken in an exploding chaff
of small birds, shrieking into atmosphere.
Then geese and swan run upon the splash,
wings outstretched too wide to flap,
faster, faster into sprint as inch by inch
they rise in a terrified cacophony, 
beaks wide sucking fuel into fired muscle,
beating air appeals to a returning Sun.

But there behind them, unseen
amongst shadows of glazing water,
lost feathers in a last dance regatta,
fleeing the approaching retriever,
spurred on by a cold lick of early breeze.

spring

Throwing fresh pomander over
Cold dank smells of winter.
Birds just arrived from Africa
Chorus their thrill.
Blood octane rises,
Burning off frigid diesel sludge.
First sweat beads
on sun hungry skin.
Trees dip their toes 
In lakes of bluebells.
Cold beer slops carelessly
on last summer's ring stain table.
Chests optimistically inflate
embracing the magic of crystal blue.

Rainy Love 28 12 10

Look onto the horizon and there you'll find me-
amber locks of flowing hair;
and when at night you seek comfort
in my twilight eyes you'll stare-I'll always be there.
I'll be the kiss of wind brushed upon your rosy cheek,
and I'll be your time-tested tree stump
to lean upon when weak.
I'll be the warm gentle raindrops 
to help cover the tears that may fall
and as quick as the morning dew does come,
I'll be there when you call.
The gentle rustle in the trees is my whisper in your ear
so take the time to listen please
because I truly love you dear...

Autumn's potion

Dancing, glimmering, silver aglow
Spider’s silk thin in the grass below
Dancing and waiting for things to be so
Unintelligible pattern, but only to believe it is so!


And lift up your worries, to fall like acorns, below


Leaves painted here, autumn, death on display,
Beauty is her, aesthesia for pain
But winter is coming, autumn, life, indeed finite
Despite the cries I make, intelligible my delight.


The code here for life, the genetics of every leaf,
Speared here by a rake, munched there by tiny beast.


Bulbs hide here, deep beauty in gestation,
The promise of spring their only motivation,
To live through cruel winter, and laugh in her face,
Only autumn comes again, to put daffodil in her place.


And lift up your promises, like glass broken, clock face


Hummingbird is here, glass ready to scry,
For only she can tell truth from ladybug lie,
And raven knows the truth behind view, bird’s eye


And lift up your pain, death, patient it lies


The cicadas here give their last benediction,
And summer receding, loosens her spell
Drink deep of autumn, prepare for cruel winter,


And lift up your spirits, weary, stories to tell

crying from earth

EARTH's CRY




The earth's trembling,
earthquake's cracking,
Mother earth's might is breaking,
She's becoming too old for her caring,
Can't you see,
Her heart's breaking,
She's weeping in sorrow,
And crying in pain.










The earth's core is splitting,
Mother earth's shield is weakening,
Our mother's life is ending,
She has a day or two remaining,
Can't you see,
Her heart's breaking,
She's weeping in sorrow,
And crying in pain.






Mother earth gave us life,
Now she's taking it back,
She did what she could,
But we only tempted her wrath,
Its too late you see,
She took what she gave,
Now nothing is to be.

Sign of Vacancy

this is my first imagine of Nature poetry..
diresapi dari hati difikirkan oteh otak dan di tuliskan oleh tangan.


A void within, the feeling engulfs,
A hollow niche calling to be filled,
Echoing expanse of the universe,
Silent, deafening, a vacuum pulls,
The eye of the storm: a false refuge
Of suckled sensual appetites,
Endless satisfaction sought after,
No things, no flesh, nothing created,
Nor mutated brings lasting fulfillment,
Or sanity’s peace and sound groundwork,
Only perfection can complete lack,
Only no beginning without end
Can occupy this small but vast place,
Only infinite can sustain this space.

Monday, October 3, 2011

last man standing

When sadness fills your day,
And you’re feeling rather grey,
How wonderful it is
When a loved one comes your way
To brighten up your day.

What joy is to be found
In the arms of one who cares,
Who with every moment shares
The love for you he bears,
And fills your heart with joy!

How thankful one must be
To have a love like thee,
Who sets my sorrows free,
And kneeling on one knee,
Gives all he is to me

poet's

Dear poet, in dream’s aspire, seeks love’s illusion
For the write of beauty stems from emotion’s well
That feeling’s cause dreams to become confusion
So the poor poet writes of only ideal love’s tell

And reality’s sight is lost to poor heart’s deception
In this dimension, does love make poets of us all
And welcomes all to heaven’s sweet reception
To pen hopes to Venus, she does hear poet’s call

Dear heart swells with joy, such rich impressions
And we write soft words to a deity above the sky
Poet’s pen is heart’s rich hand of sweet confessions
Tender words of joyous move to reality’s goodbye

Love is not for those who fear intention’s write
For love is the joy of a poet’s pen in open invite

For You

I want to hold your hand,
and bring you to an enchanted land,
explore all there is to find,
with you my life i want to bind,

everyday i hope and pray,
that i can hear what you have to say,
for you i would throw away my pride,
so that in me you would confide.

Search This Blog

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...